PENYEBAB KECELAKAAN DI CIPULARANG

Saya jadi pengen menulis dengan judul ini, kenapa..?? karena saya pribadi adalah seorang transporter yang hampir tiap minggu menggunakan lintasan tol cipularang ini sebagai prasarana transportasi. Setelah kasus Saipul Jamil kecelakaan di KM 96-97, entah kenapa, semakin banyak berita kecelakaan lainnya yang menyusul, termasuk berita duka suaminya kakak kelas saya di SMA dulu karena kecelakaan travel di Cipularang.

Kenapa bisa ya..?? Mistis kah..?? salah desain kah..?? atau apa..??

1. Mistis

Secara mistis sih memang ada juga mistisnya di cipularang itu, terutama di KM95-97an. Apakah itu..?? coba perhatikan deh, kalo dari arah Jakarta, sebelum tanjakan rest area km97, di sebelah kanan, disitu ada bukit besar menjulang (kalo dari arah bandung setelah km97 sebelah kiri). Nah, bukit itu dinamakan “Gunung Hejo”, yang dalam bahasa Indonesia adalah “Gunung Hijau”. Kenapa dinamakan demikian..?? karena konon katanya, Gunung Hejo itu adalah tempat pemujaan masyarakat setempat terhadap penghuni gunung itu. Siapa..?? Buto Ijo / Buta Hejo / Buta Hijau. 

Semenjak adanya Cipularang itu, katanya sih si Buto Ijo itu sering meminta “tumbal”. Entahlah, namanya juga mistis, silakan anda percaya atau tidak.

2. Logis

Nah, kalo saya lebih cenderung beralasan logis, kenapa sering terjadi kecelakaan di Cipularang. Apa emang alasan logisnya..?? Ini menurut pakar transportasi kita loh yah.. yang mereka juga adalah dosen Institut Gajah Duduk. Let say ada Pak Ofyar Z. Tamin, Pak Rudi Hermawan, Pak Ade Sjafrudin, dkk. 

Jadi, tol Cipularang itu sebetulnya sudah didesain sesuai dengan standar konstruksi jalan yang ada. Nah, trus kenapa masih banyak kecelakaan..??

Menurut Pak Rudi Hermawan, dalam standar Bina Marga, terdapat kemiringan/kelandaian (slope) jalan maksimum sebesar 3-4 %, namun karena medan tol Cipularang adalah pegunungan dan untuk melakukan rekayasa teknik membutuhkan biaya besar, maka Jasa Marga  “menawar” agar kelandaian maksimum diperbolehkan 5%. Hal ini disetujui dengan catatan kecepatan rencana (design speed) di bagian tersebut diturunkan menjadi 60 km/jam.

Barikutnya pada tahun 2007-an, di tol Cipularang juga dilakukan safety audit dan hasilnya dari segi geometrik jalan OK saja, namun sayang kecepatan kendaraan yang melintas banyak yang di atas 100 km/jam alias overspeed

Kelandaian jalan (slope) adalah kemiringan jalan yang diukur dari garis horizontal. Angka 5% di atas adalah nilai tangent atau hasil pembagian  Δh/d (lihat gambar di atas). Kelandaian jalan dapat dinyatakan dalam persen (%) atau dalam derajat, seperti gambar di bawah ini.

Lalu mengapa kecepatan harus dikurangi menjelang turunan…?? Momentum adalah perkalian dari massa mobil dan kecepatannya (p=m.v). Artinya semakin berat mobil dan semakin tinggi kecepatannya, maka diperlukan gaya yang besar pula untuk mengendalikannya. Sedangkan, momentum berbanding lurus dengan energi (kinetik) (1/2mv^2). Jadi, semakin besar momentum, semakin besar pula energi yang akan timbul, dengan kata lain, semakin besar gaya yang dibutuhkan untuk mengendalikan mobil pada kecepatan tinggi

Rambu batas kecepatan ini ada maksudnya..!! (LONTONG..!!) *emosi

In few simple words..tol Cipularang dibangun di atas kontur topografi pegunungan sehingga profil jalannya banyak memiliki tanjakan/turunan dan kelokan. Para insinyur sudah menentukan kecepatan aman yang terpampang di rambu batas kecepatan.

Mungkin karena alasan overspeed inilah Cipularang banyak terjadi kecelakaan. Setiap jalan itu sudah didesain dengan masing2 kecepatan rencananya. Kecepatan Cikampek dan Cipularang memang berbeda. Batas kecepatan Cikampek memang 100km/jam, karena jalannya lurus dan relatif datar, berbeda dengan Cipularang yang hanya maksimum 80km/jam.

Selain itu, karena medan yang naik turun dan berliku, kehandalan pengemudi juga jadi alasan penting atas keselamatan dan kenyamanan berkendara di Cipularang ini. Kalo saya mau komplain sama travel, entah itu Cipaganti, Xtrans, Cititrans, Baraya, dan lain lain. Bolehlah kecepatan armada di cipularang mengikuti aturan yang sudah ada. Maximum 80 km/jam. PATUHI RAMBU RAMBU YANG ADA..!!!

Coba deh turunin jadi 80 km/jam, perjalanan lebih nikmat, lebih gak grusa grusu pulak mobilnya. karena kenapa..?? ya karena kecepatan rencana Cipularang memang segitu..

Saran saya sih, drive safety saja. gak usah terlalu terburu2. Mending santai asal selamat, apa cepat menuju akherat (Naudzubillah)..??!!

So, lebih percaya alasan mana..?? logis atau mistis (yang digembor2kan media selama ini). Saya juga bingung, media ini lebih menyorot di masalah mistisnya dibandingkan masalah logisnya. Jadi, fungsi pencerdasan massa media ada dimana..??!!

***************************************************************************

sumber :

http://bennythegreat.wordpress.com/2011/09/13/yuuk-mengenal-rekayasa-jalan-dan-batas-kecepatan/

http://metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/09/09/135631/Kontur-Tol-Purbaleunyi-Cipularang-Diyakini-Bukan-Penyebab

 

About these ads

7 Responses

  1. namanya juga bisnis media… kalem ry… hhehehe…

  2. mobil travel di cipularang bisa sampe 100 kph larinya,,,kadang2 bisa lebih..serem banget.

    • Gak hanya travel saja sih sebenernya. lebih banyak mobil2 pribadi yang overspeed. terutama mobil2 bagus yang pada adu kecepatan.

      kadang kalo kita udah berhati2, eh, malah orang lain yang gak hati2.. sama aja itu memacu kecelakaan..

      Yah, intinya sih tertib aja.. rambu2 itu ada maksudnya.. hehehe..

  3. Yes rie,,, Agree with you. Apalagi yang ini “Rambu kecepatan itu ada fungsinya lontong!!” :)

  4. Rambu-rambu sebagai bagian dari bahasa isyarat dalam berkendaraan dimanapun… apabila itu tidak dihiraukan akhirnya banyak kecelakaan seperti di jalan Tol Cipularang… Orang sudah susah membuat perencanaan tsb tapi pemakai tidak mau tunduk pada teori…ya sudah begini jadinya…. Indonesia masih perlu pembenahan dalam banyak hal…

  5. Tempatnya Ipul kerja, semua mobil dikasih detektor kecepatan,
    semua driver dikasih defensive driving training..

    Klo buat yg pribadi, y inget keluarga yg dirumah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,512 other followers

%d bloggers like this: