Long time guys.. good job..
Filed under: music | Tagged: aku cinta kamu | Leave a Comment »
Long time guys.. good job..
Filed under: music | Tagged: aku cinta kamu | Leave a Comment »
Pars pro toto adalah sebuah majas yang digunakan sebagian unsur/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek. -wikipedia.co.id- Saya pikir, sama seperti Indonesia, yang men-generalisir kehidupan di ibukota menjadi kehidupan di Indonesia. Kita ini hidup dengan berbagai macam budaya, tapi nampaknya akhir-akhir ini ada penyempitan pemikiran bahwa Indonesia itu ya jakarta. Secara kasat mata sudah bisa terlihat, kalau [...]
Filed under: Tulis-tulis... | Tagged: Indonesia, Masyarakat | 1 Comment »
Aku ingin mendambakan seseorang seperti dulu.. Aku ingin merindukan seseorang seperti dulu.. Aku ingin mencintai seseorang seperti dulu.. sekarang.. rasanya tidak sehebat saat mendambakan apa yang diimpikan.. Ternyata tidak ada tempat untuk menampung rasa-rasa itu kini. Ingin terbang pun sulit, tidak sebebas dahulu. Namun saat rasa ini butuh tertumpah, tidak ada tempat untuk menampungnya. Rasa [...]
Filed under: Kata2..., Unek2... | Tagged: manusia | Leave a Comment »
Ada yang menggantung di hari ini. Bukan seperti malam-malam sebelumnya. Namun sebenih rasa yang tertanam di luasnya padang pasir. Menidurkan asa barang sebentar ternyata memuakkan. Berjalan sendirian ternyata membuat segalanya mengalami kebuntuan. Seakan dunia ini di rotate 90 derajat. miring. Bagaikan orang berbuka puasa, berjumpa denganmu adalah sebuah kepuasan, adalah sebuah berkah. Tidak ada sayap [...]
Filed under: Kata2... | Tagged: aku cinta kamu | Leave a Comment »
Media pemerintahan Cina melaporkan bahwa pemerintah Cina sukses mengkampanyekan pemotongan program televisi yang berisi konten seksual dan program yang tidak menyenangkan melalui saluran televisi satelit. Pembuat regulasi siaran Cina memerintahkan untuk memotong dua pertiga program acara yang mengedepankan pertunjukan bakat dan menjual cerita emosional. Mereka percaya bahwa langkah untuk memotong program hiburan adalah sebagai salah [...]
Filed under: Tulis-tulis..., Unek2... | Tagged: bangsa, budaya, Indonesia, psikologis, Televisi | 1 Comment »
Sebenarnya saya hanya wondering saat daydreaming aja sih.. gak beralasan. Ada sebuah pertanyaan yang selalu menggerayangi pikiran saya, yaitu : “Adakah sesuatu hal yang dilakukan seseorang tanpa adanya rasa pamrih..??” Saya pikir sih belum ada manusia yang melakukan sesuatu tanpa adanya rasa pamrih. Sedikit banyak, seseorang melakukan sesuatu, pasti mengharap pamrih. Meskipun itu bukan pamrih [...]
Filed under: Tulis-tulis..., Unek2... | Tagged: jiwa, manusia | 4 Comments »
Kasus ngantrinya BB si Pacific Place tempo hari lalu, membuat saya jadi kepengen nulis lagi. Pertanyaan yang paling besar dalam benak saya adalah KENAPA..??!!! maksudnya adalah, kenapa kok kasus seperti itu bisa terjadi..?? Kalo saya pikir, kita (Indonesia, khususnya orang JAKARTA) ini sedang mengalami yang namanya suatu fenomena aneh yang cukup massive. Apakah itu..?? entah [...]
Filed under: Tulis-tulis... | Tagged: bangsa, ekonomi, Indonesia, psikologis, rakyat | 2 Comments »
>> If your eyes follow the movement of the rotating pink dot, the dots will remain only one colour – pink. >> However if you stare at the black “+” in the center, the moving dot turns to green. >> Now, concentrate on the black “+” in the center of the picture. After a short period, all the pink [...]
Filed under: Uncategorized | Tagged: otak, Pikiran | Leave a Comment »
kalau bulan bisa ngomong biar jujur tak akan bohong seperti anjing melolong tiap hari ku teriakan namamu ya namamu kalau bulan bisa ngomong ada cinta yg terlalu ada rindu yg terlalu semua serba terlalu padamu, ya padamu aku kehabisan kata dan hampir tak dapat bicara dalam hati hanya ada rasa yang tak dapat aku wakilkan [...]
Filed under: music, Unek2... | Tagged: aku cinta kamu | Leave a Comment »
Saya miris membaca tulisan ini (sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2011/11/26/pakai-innova-anggota-dpr-takut-mati-ham-ala-pejabat-negara) Anggota DPR yang suka pamer kemewahan dengan gaya hidup hedonisme, ternyata juga sangat tidak peka, dan tidak mau tahu dengan kritik/kecaman yang dilontarkan kepada mereka. Substansi kritik yang disampaikan kepada sebenarnya sederhana saja. Kalau mereka memang benar punya nurani sebagai wakil rakyat sesungguhnya pasti akan segera menyerapnya dengan [...]
Filed under: Tulis-tulis... | Tagged: bangsa, budaya, Indonesia, logika, Masyarakat, Pemerintah, rakyat | 3 Comments »