Kisah Pahlawan dan Bangsa ini…

Hmmmmm, beberapa tahun ke belakang, saya liburan ke Yogyakarta, Eh, iseng2 aja masuk ke benteng Vredeburg, di jalan Malioboro. Kesan pertama yang didapat pas masuk adalah keramahan khas ala jawa. Dengan lantangnya si bapak penjaga tiket disana bilang “Selamat datang adek2 penerus Bangsa…, silakan masuk…”

Beuh… baru pertama aja udah ngerasa ketendang sama itu omongan… gimana enggak, dengan sebutan “penerus bangsa” menginterpretasikan kalo sebenernya banyak banget beban dan harapan yang harus kita pikul buat dan bagi bangsa ini…

Selanjutnya saya masuk dan liat2. Jadi disana itu adalah bangunan jaman Belanda dulu yang dijadiin museum. Selain arsitekturnya yang keren dan bagus banget jadi tempat foto-foto, tempatnya bersih, dan tentunya ada cerita di balik benteng ini…

Kilasan sejarah yang ditawarkan di museum ini adalah Diorama dari kisah2 perjuangan pemuda Indonesia dari zaman kemerdekaan sampe jaman agresi militer Belanda, pokonya menceritakan bagaimana awal mula ketika Indonesia ini baru lahir.

dsc01876

Baru masuk gedung pertama, di depan pintu gerbangnya udah ada tulisan

“Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya…”

Wah, edanlah itu kalimatnya Soekarno… kalo dipikir2mah emang bener… untuk menjadi sebuah bangsa yang besar, jangan juga kita menjadi apatis dengan kehidupan sekitar kita, jangan juga kita mendahulukan egoisme pribadi, jangan kita sombong, banyak yang bisa dipelajari dari sejarah… bukan tanggal, bukan kejadian, tapi yang bisa ambil dari sejarah2 itu adalah hikmah dan evaluasi buat kita kedepannya lebih baik…

Dari kumpulan diorama2 yang aku liat, diceritakan bagaimana semangat pemuda jaman kemerdekaan dulu untuk mencapai MERDEKA…!! terlihat dari cerita2 sejarah lengkap dengan miniatur orang2 dan kejadian gimana “BESAR”nya makna dibalik kalimat “MERDEKA ATAU MATI” saat itu… Semua golongan bersatu hanya untuk satu tujuan, yaitu merdeka… gimana juga beratnya ketika awal2 masa kemerdekaan dengan keadaan negara yang belum stabil dan masih banyak gangguan dari luar…

Saya senang dan sumringah saat membayangkan bagaimana hebatnya gaung kemerdekaan yang menggerakkan setiap elemen dari rakyat dari semua golongan, baik itu pemuda, wanita, orang tua, petani, pelajar, petinggi, dan masih banyak lagi bersatu untuk membentuk dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Saya juga, dan mungkin Anda juga, akan senang kalau hal itu juga terjadi zaman sekarang.

Mungkin semua permasalahan di negeri kita ini bakal sedikit demi sedikit berkurang dan menjadi bangsa yang lebih mapan. Permasalahan korupsi, banjir, bencana, perekonomian, sosial, dan masih banyak lagi PR yang harus kita kerjakan yang tidak mungkin hanya segelintir orang yang melakukannya. Bekerja secara bersama-sama adalah hal utama yang harus dipenuhi kalo kita ingin menyelesaikan semua permasalahan bangsa kita saat ini.

Budaya gotong royong, kesederhanaan, kesopanan, saling meghormati adalah hal yang udah semakin langka saat ini. Dulu saya berfikir pelajaran PPKn itu isinya builshit semua… ada benernya memang, karena itu sangat ideal. Tapi saya jadi berfikir, hal2 yang dipelajari di PPKn ini perlu untuk sebuah komunitas yang namanya bangsa dengan variabel yang berinteraksinya banyak dan kompleks. Sesuatu yang ideal memang mustahil dicapai dan sikap orang pun gak bisa diatur seenaknya, karena tiap orang diberikan otak yang berbeda. Tapi sesuatu yang ideal masih bisa didekati, diasimtotiskan.

Jadi ada pembedaan norma bagaimana kalo kita hidup berkomunitas secara luas (dalam hal ini bangsa Indonesia) akan berbeda dengan norma ketika kita hidup di komunitas yang lebih kecil. Akan lebih banyak faktor toleransi ketika komunitas ini makin besar, karena mencakup variabel yang lebih banyak. Ingat juga kalo kebebasan kita juga mau tidak mau akan dibatasi oleh hak orang lain. dan itu gak bisa dipungkiri, karena gak semua orang bisa hidup sebebas-bebasnya di dunia ini.

Nah, itulah yang sekarang saya rasa lagi langka di Indonesia saat ini. Rasa tepo seliro yang udah mulai pudar oleh busaya egoisentrisnya orang2 global dan kapitalis. Haduh, bingung mau nulis apa lagi… pokonya, janganlah kita menjadi apatis dan hanya memikirkan diri kita sendiri. Ada kewajiban dari diri kita secara sosial, karena kita hidup di dalam lingkungan sosial…

dsc01871

Salam buat para pahlawan kita terdahulu, salam juga buat orang2 Indonesia yang masih mau menyisakan waktunya untuk berfikir mengenai bangsa ini, dan sadar kalo ternyata bangsa kita ini lagi dilanda krisis moral. hingga sudah mulai kehilangan jati dirinya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s