Pendidikan…

Gak tau yah, kalo saya perhatikan selama ini pendidikan di Indonesia ini masih belum terlalu diperhatikan. Saya dengar sih katanya Indonesia pengen jadi bangsa yang besar, bangsa yang maju, dan bangsa yang hebat. Mungkin banyak factor yang mempengaruhinya. Pendidikan, sebuah upaya secara sadar untuk mencerdaskan manusia. Namun mirisnya adalah ketika sebuah komunitas ingin menjadi komunitas yang baik dan besar, pendidikan masih kurang diperhatikan. Coba, kalau kita tilik kembali, darimana semuanya (dalam hal ini adalah factor2 yang mempengaruhi perkembangan komunitas) berasal…?? Gak mungkin ekonomi, politik, social, hokum, budaya, ilmu keteknikan, dan yang lainnya ada hanya gara-gara ilham yang turun dari langit. Gak, semua itu berasal dari yang namanya ilmu-ilmu yang ada di dunia. Nah, cara memperolehnya kan adalah dengan pendidikan. Gitulah kalo menurut saya pribadi, kalau pendidikan bermasalah, maka bakal banyak masalah yang akan timbul di segala bidang dan gak bakal selesai sebelum masalah pendidikan itu selesai. Karena pendidikan adalah sumber dari segala hal yang melingkupi kehidupan manusia (“segalanya” bukan dalam konteks agama dan penciptaan).

Pendidikan yang menciptakan ilmu yang bisa dijadikan bekal manusia dalam menjalani hidupnya.

Kalau kita lihat keadaan sekarang kayaknya pendidikan pun jadi lahan untuk berbisnis. Para guru masih banyak yang belum mengahyati perannya sebagai pihak yang penting dalam pendidikan, masyarakat kita pun masih banyak yang belum mengerti arti pentingnya pendidikan, pemerintah masih bermain-main dan belum serius dalam mengurusi yang namanya pendidikan. Kalau ditanya lagi, pasti jawabannya memerlukan analisis dan penjelasan yang kompleks dan rumit. Karena banyak faktor di dalamnya yang terkait dengan pendidikan.

Contoh aja, komersialisasi pendidikan, mahalnya biaya sekolah, mahalnya buku-buku penunjang pendidikan, masih belum meratanya sekolah2 di daerah, pembangunan infrastruktur sekolah, adanya korupsi yang membayangi dunia pendidikan. Banyak lah pokonya… lalieur kalau orang sunda bilang…

Hmmm, pendidikan adalah investasi masa depan yang hasilnya belum bisa dilihat dalam waktu setahun atau dua tahun. Gak kayak hukum dagang, begitu kita keluar uang, barang yang kita inginkan dengan mudah bisa kita peroleh dan kita nikmati kegunaanya. Apalagi yah…??

Oyah, adapun lembaga yang udah menjalankan pendidikan, tapi ternyata pendidikan itu hanya untuk menyalurkan ilmu tanpa mengaplikasikannya dalam kehidupan sosial. Jadi, si peserta didik hanya dimasuki oleh ilmu-ilmu dengan pengaplikasian yang kurang dalam masyarakat. Jadi sama aja, pendidikan yang kayak gitu adalah pendidikan yang hanya untuk dinikmati pribadi, bukan untuk di sharing dengan lingkungan sosialnya. Kalo kayak gitu juga, pendidikan telah kehilangan fungsinya sebagai pembangun komunitas.

Orang-orang yang udah menikmati jenjang pendidikan dengan baik hingga perguruan tinggi ataupun SMA, jangan lupa juga mereka masih punya tugas untuk memperbaiki bangsa ini kedepannya. Tugas kita semua… Gak bisa hanya seorang yang melakukannya, namun harus kita lakukan bersama kalau kita (bangsa ini) ingin maju dan berkembang.
Banyak yang masih harus dibenahi dari negara ini, perlu banyak pengorbanan, seperti pengorbanan para pahlawan yang telah gugur, perlu semangat yang besar untuk melakukannya, seperti semangat pahlawan-pahlawan kita dalam merebut kemerdekaan. Namun, musuh kita bukanlah musuk fisik, namun permasalahan yang secara kasat mata jika tidak kita lawan, maka bangsa ini akan hancur dengan perlahan…

Pendidikan, sebuah tugas dan PR untuk kita semuanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s