Estimasi sebelum Backpack ke Ujung Genteng

Meskipun backpacknya gak jadi, tapi setidaknya ada estimasi yang sudah saya buat sebelumnya… right… seperti kata Moslih Eddin Saad, entah sapah gerangan, hehehe, tapi dapet dari buku traveler.

A traveler without observation is like a bird without wings…

Ini estimasi biaya yang kemaren saya buat sebelum akhirnya berangkat (tapi gak pake estimasi yang ini, karena ternyata, ortu ikut, jadinya tidak mengeluarkan uang yang segini banyak, hehehe…)

Oyah, estimasi ini juga diasumsikan dengan waktu perjalanan adalah sekitaran tanggal 15-17 Agustus 2008 dengan jumlah orang yang ikut sebanyak 6 orang.

Things To Be Prepared…

WAJIB PRIBADI

  • Ransel/carrier 60 liter
  • Pakaian untuk 3 hari 2 malam (Celana pendek, jeans, kaos 3 buah)
  • Makanan (Mie Instant)
  • Air minum (600ml) 2 buah buat di jalan
  • Sepatu Gunung / Kets
  • Sandal Gunung / jepit
  • Obat2an pribadi
  • Alat mandi & solat
  • Kresek kecil / sedang
  • Jaket Himpunan

TAMBAHAN PRIBADI (Gak Wajib)

  • Matras / sleeping bag
  • makanan ringan
  • Lotion, shower kit, antis dan sejenisnya
  • Daypack, tas paha, tas pinggang, dan sejenisnya
  • Charger HP / kamera
  • Kacamata hitam, topi

KOLEKTIF

  • Kamera (min 2 buah)
  • senter (min 2 buah)
  • Pisau dapur kecil / swiss army knive
  • Trashbag
  • Bendera merah putih

Deskripsi Perjalanan

  • Direncanakan selama 3 hari 2 malam, berangkat hari jumat, pulang hari minggu dengan 2 malam kita menginap di UG
  • Transportasi menggunakan bis dari Bandung-Sukabumi, lanjut Sukabumi-Surade pake bis/elf, dari surade ke UG pake angkot.
  • Perjalanan akan menempuh waktu sekitar 6-7 jam, yang paling lama adalah Sukabumi-Surade (mungkin sekitar 4-5 jam)
  • Berangkat dari Bandung maksimal jam 7 pagi. karena angkot Surade-UG sudah jarang ada dari jam 3 sore keatas.
  • Hari pertama (15 Agustus) kita berangkat pagi, dan diperkirakan nyampe sore hari. Nyampe UG, kita cari penginapan dulu, istirahat, sekitaran jam 5 kita jalan2 susur pantai untuk liat sunset. Balik ke penginapan untuk istirahat.
  • Buat ngeliat penyu ke Pangumbahan, harus malam hari (sekitar diatas jam 9 malam) naik ojek dengan medan offroad. ini bisa optional, malam pertama kita ke Pangumbahan, atau malam keduanya.
  • Hari kedua (16 Agustus), pagi2 kita jalan ke dekat pasar ikan untuk liat sunrise, sarapan, dan trekking susur Pantai dari Dermaga Tua sampai penginapan.
  • Hari kedua (sekitar jam 9an) kita sewa angkot ke Curug Tilu, Cikaso. kita main2 di air terjun sampe puas (mungkin sekitar siangan). Lalu balik ke penginapan untuk istirahat.
  • Hari Kedua sore hari, kita lanjut trekking lagi sambil main2 di pantai untuk nunggu sunset hari kedua. Malamnya kita bisa ke Pangumbahan (kalo malam sebelumnya tidak) atau hanya sekedar jalan2 dan istirahat menyimpan tenaga.
  • Hari Ketiga (17 agustus), pagi hari kita upacara bendera di pantai sambil sunrise. kita main2 sebentar di pantai, lalu balik ke penginapan untuk packing pulang. Siang, sekitar jam 10/11an kita pulang dengan rute UG-Surade-Sukabumi-Bandung (angkutannya sama dengan sebelumnya)

ESTIMASI BIAYA PERJALANAN UG 3 hari 2 malam

Transport

  • Bandung – Sukabumi                    Rp. 25.000 x 2    = Rp.  50.000
  • Sukabumi – Surade                      Rp. 30.000 x 2    = Rp.  60.000
  • Surade – Ujung Genteng               Rp. 10.000 x 2    = Rp.  20.000
  • Pangumbahan                             Rp. 35.000          = Rp.  35.000
  • Ujung Genteng – Cikaso               Rp. 100.000 / 6   = Rp.  17.000
  • Total Transport = Rp. 182.000

Penginapan

  • Rumah Penduduk / nyewa  Rp. 200.000 x 2 mlm / 6 org  Rp.  67.000

Makan

  • Rp. 8.000 / makan x 6 kali (optional)                             Rp.  48.000

TOTAL BIAYA                                                                   Rp. 297.000

Catatan:

Biaya bisa dikurangi kalo jumlah orang yang ikut lebih banyak, karena penginapan dan charteran angkot ke Cikaso bisa dibagi lebih banyak orang. Atau pengurangan biaya juga bisa dengan cara pake 1 ojek buat 2 orang (plus 1 si tukang ojek) jadi patungan. Biaya juga bisa di tekan kalo kita makannya gak kebanyakan, hehehehe…

Biaya sangat mungkin berkurang drastis kalo kita kesana pake mobil pribadi. Karena telah terbukti naik angkutan umum jauh lebih mahal ketimbang patungan bensin buat mobil… =B

18 thoughts on “Estimasi sebelum Backpack ke Ujung Genteng

  1. ga jadinya kenapa ri??nampaknya rencananya sudah sangat matang..
    #oh ya berkat wall to all nya fb gw nemu blog lo..haha

  2. @UQ
    Gak jadinya gara2 barudak Sipil pada SIBUK…
    dengan alasan tugas dkk…
    heheheheh…
    tapi akhirnya gw mabur sama keluarga ke Ujung Genteng, tanpa barudak Sipil… hehehe…

    @Ghani
    Yah, sebagian, tapi sekarang mulai yang baru, hehehe…

  3. Maaf mau tanya, saya dan teman2 tertarik sekali untuk pergi ke Ujung Genteng akhir tahun ini. Saya rencananya mau pergi ngeteng naik bus dari jakarta, tp masih agak bingung dengan penginapan di sana. Apa ada no telp yg bisa saya hub utk penginapan/rumah penduduk yg bisa ditinggali? Terimakasih😀

  4. coba buka situs dibawah ini, lumayan lengkap.. sampe ada estimasi biaya dan jurusan angkutan dari jakarta-ujung genteng. info penginapan pun ada..

    tapi kalo saya ngasi masukan, kalo mau agak nyaman penginapannya, di Pondok Hexa, tapi kalo mau murah meriah, enaknya di Mamas Losmen.

    http://ujung-genteng.info/index2.php

    atau join di indobacpakcer di yahoogroups. banyak banget info disana.

    jangan lupa ke Cipanarikan, Ombak Tujuh, Pangumbahan, dan Curug Tilu/Cikaso.
    Selamat Berlibur.. =)

  5. sebaiknya pakai ojeg mbak..
    waktu itu saya pernah coba pake mobil offroad – medannya berat, dan ternyata si masyarakat sana pada marah. Obrol punya obrol, kenapa mereka pada marah, karena :

    1. Lahan tukang ojeg jadi gak ada kalo ada mobil. 1 mobil dipake kesana, bisa mentriger mobil2 lainnya kesana.

    2. Sebaiknya gak pake mobil kesana, saya dikasi tau sama salah satu tour guide disana, mas Petrus. kenapa..? karena kalau ada mobil, mesin dan lampu mobil akan mengganggu penyu, terutama malam hari, saat penyu akan merapat ke pantai. Kalau ada mobil kesana, dikhawatirkan si Penyu tidak jadi merapat ke pantai, dan kita gak bisa liat penyu bertelur saat malam hari..

    1. KMPN lohh,,, keluarga bukan himpunan, hahahaha..
      salam kenal juga, sipil yow? angkatan brp?
      Tengkyu yak infonya..
      any other suggestions?? mau ke ujung genteng malam ini..

  6. Eh, ya KMPN, hahaha..
    bareng Dinda ya..?? saya 2005
    other suggestions..?? hmmm, pake mobil kan..?? jangan lupa ke curug Tilu, Cikaso, dan Muara Cipanarikan..
    Pantainya relatif sepi, jarang ombak.. so, pintar2lah memanfaatkan waktu..
    pinter2 nawar pake bahasa sunda.. harga agak mahal disana..

    1. iya, bareng… kita seangkatan *toss sama tuanya..
      iya pake monil rencananya cikaso-cigangsa-sungging-ujung genteng.. cipanarikan itu dimana??
      waduhh ga ada yang nyunda.. hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s