Berkaca dari pengalaman jalan ke Jogja

Satu minggu ke belakang, saya dan 5 kawan sejurusan saya, Nyoman, Ail, Herpin, Agung, Dandan, sedang mencari “kerjaan” dengan “ngegembel” ke Jogja. Berbekal uang 150an ribu kami berangkat ke Jogja naik angkutan “rakyat”, kereta ekonomi Kahuripan jurusan Padalarang-Kediri. Berangkat jam 8 dari stasiun Cimahi, dan tiba jam setengah 6 di stasiun Lempuyangan, Yogyakarta.

Emang niatnya aja udah gembel, sampai nginep dan makan pun kami nebeng di rumah kawan kami yang rumahnya di Jogja sana, Yudha (nama samaran, hahaha). Kamipun belum menyusun rencana akan kemana disana. jadilah bingung. Obrol punya diskusi, akhirnya disepakati siang hari, sekitar jam 9an, kami berangkat menuju terminal Prambanan naik Trans Jogja (mirip Busway di Jakarta). Hanya dengan bayar Rp. 3000,- kita udah bisa keliling 1 rute Trans Jogja sepuasnya.

Ukuran bisnya hanya 3/4 bis besar dengan kapasitas sekitar 20 tempat duduk ditambah koridor untuk yang berdiri, ada AC, pewangi ruangan yang nyemprtonya otomatis, dan pemandunya. Teringat dengan waktu dulu pas jadi Pimred di CREMONA, saya pernah menerbitkan tulisan tentang Trans Jogja, dan sekarang saya mengalaminya, menaiki Trans Jogja.

Trans Jogja ini dihadirkan sebagai salah satu usaha preventif dari kemacetan yang mungkin akan terjadi di masa datang saat penduduk Jogja sudah semakin padat. Berbeda dengan penciptaan busway yang merupakan solusi dari kemacetan yang telah terjadi di Jakarta.

Uniknya lagi, Trans Jogja ini justru menjadi salah satu sarana pariwisata di Jogja sekarang. Mau ke Malioboro..?? Prambanan..?? atau ke terminal Jombor buat ngejar bis ke Borobudur..?? ke Keraton..?? ke Pathuk..?? semuanya terlewati oleh Trans Jogja ini.

Jalan2 gembel keliling kota Jogja memiliki kesan tersendiri, gak naik mobil atau motor. kita bisa tau orang sana kayak gimana, kehidupannya kayak gimana. Ternyata gak terlalu jauh beda, tapi ada juga yang beda. Saya melihat tatanan kehidupan bermasyarakat di Jogja masih tertata dan rapih, fasilitas umum masih baik (untuk standar di Indonesia). Melihat dari kacamata itu, saya melihat perbedaan antara Jogja dengan Bandung, kota tempat saya tinggal.

Seingat saya, dulu, waktu masih kecil, kota Bandung itu bersih, tertata, segar, dan tertib. Tapi kok sekarang yang ada malah kesemrawutan yah…??? macet dimana-mana, motor, angkot, dan mobil yang semakin tidak tahu aturan jalan raya. Vandalisme dimana-mana, contohnya saja, shelter Trans Metro Bandung pun katanya sudah banyak yang rusak. Perilaku pengguna jalan yang semakin liar tidak menggubris aturan, perangai orang Bandung yang dikenal ramah pun serasa semakin jarang ditemui sekarang…

Ada apa yah…?? pengaruh budaya…?? pengaruh orang Jakarta…?? pengaruh televisi…?? ah, tidak mengertilah saya, tapi kok yang saya rasakan adalah tingkatan stress orang-orang Bandung sekarang cenderung meningkat…?? Nampaknya kita, mungkin khususnya orang Bandung, harus lebih sering merawat diri, berkaca pada pengalaman orang lain bagaimana supaya menciptakan tatanan masyarakat yang madani.

Timbul lagi pertanyaan, emang seperti apa sih masyarakat yang madani itu..?? yah, kalo simpelnya sih saya bilang masyarakat madani itu masyarakat yang ideal, yang dimana semua komponennya bisa saling melengkapi dan terpenuhi kebutuhannya sebagai manusia individu, sosial, dan spiritual.

Jadi, kapan Bandung akan menjadi seperti itu…??

7 thoughts on “Berkaca dari pengalaman jalan ke Jogja

  1. hahahaha
    coba ke borobudur ri,,
    ntar nginep di rumahku deket banget sama borobudur ^^

    kapan2 maen2 lagi ke jogja…
    masih banyak daerah yang belum terjamah
    hahahahaha

  2. Jogja adalah kota dengan sejuta daya tarik menurut saya. Saya asli jatim, kuliah di jogja sampai sekarng gak balik2 ke jatim karena dah terlanjur suka dengan yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s