Tong Kosong Nyaring Bunyinya..

Ughm, entahlah, kenapa selalu kata entahlah yang keluar ya..?? haha, gak taulah… hidup ini terkadang memang sulit untuk ditebak, dan memaksa kita untuk berucap, “entahlah…” “Gak tau atuh..” “Ah, teuing ah.. lieur urang mah..

Terlalu banyak misteri… tapi kita masih bisa kok untuk mencari jawaban dari sebuah pertanyaan tentang hidup, ya, disitu kita akan belajar, kita akan mengerti, dan kita akan lebih bisa memaknai yang namanya hidup. Memang hidup ini gak seterusnya bakal lurus… banyak tikungan dengan superelevasi yang harus kita rencanakan agar kita gak keluar dari jalur2 kehidupan yang benar (dan kadang kebenaran itu juga relatif)

Hahaha, terkadang kita senang, terlalu senang, hingga kita melupakan disekitar kita ada yang sedang terjadi, seakan kita lupa, dan hanya memikirkan diri sendiri. Terkadang, pikiran kita gak sejalan sama pikiran kebanyakan orang, tapi kita tahu bahwa pikiran kita itu baik menurut versi kita… apa yah itu namanya…??

Tapi terkadang, pikiran kita tercampurbaurkan dengan keadaan di sekitar kita yang memaksa kita untuk kembali memutar otak… mencari jawaban yang benar atas pertanyaan2 dalam hidup…

Dan saya baru menyadari kalo ternyata segala yang ada di dunia ini adalah relatif, dan relatifitas itu dekat dengan peribahasa “Don’t judge a book from it’s cover…” kita bisa bilang sebuah barang bagus, tapi ternyata tidak kata orang lain. Kita bisa bilang sesuatu itu baik untuk teman kita, tapi ternyata menurut dia, hal itu tidak baik untuknya. Hati-hati kawan.. judgement kita bisa saja relatif.. jangan terlalu senang dulu dengan judgement / argumen kita. Bisa saja argumen kita benar, karena lingkungan kita memiliki pola pikir yang mirip dengan kita. Tapi, jika kita berada pada lingkungan yang tidak sepola dengan kita, judgement kita bisa salah..

Jadi, apakah kebenaran itu relatif..?? adakah kebenaran mutlak..?? seperti tanda mutlak yang menyebabkan hal negatif pun menjadi positif.

Kenapa 2+2 = 4..?? apakah itu relatif juga..?? Aljabar itu ilmu pasti bukan..?? kenapa harus disebut ilmu pasti..?? karena dipaksa supaya sepakat. Kita sepakat kalo 2+2 = 4, karena kita bersama sepakat. Tapi bisa saja kita sepakat 2+2 = 5 bukan..?? tergantung apa..??

Yap, itulah kenapa kita dikasi yang namanya otak, akal, pikiran… untuk itulah kita hidup, atau karena itulah kita hidup….?? terserah,,, bagaimana kita akan membawanya… kita sudah dikasi yang namanya otak, tinggal gimana caranya kita mempergunakan otak itu… menggunakannya untuk kita dan untuk orang lain…

Sudah terlalu banyak doktrin dan asumsi di sekitar kita, terserah kita ingin mengikuti yang mana. Tapi ikutilah yang menurut hati nurani adalah benar, jangan memilih jalan karena orang lain menggunakan jalan itu, janganlah jadi follower, jadilah leader..!! jadilah orang yang menciptakan asumsi, bukan orang yang mengikuti asumsi orang lain.

Apakah kita hidup untuk belajar, untuk berasumsi..??

Ah, teuing, urang teh nulis naon… Hahahahaha..!!!

2 thoughts on “Tong Kosong Nyaring Bunyinya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s