Absurd…

Kapan aku bisa berjalan dengan tenang kembali setelah kembali dari perjalanan yang tak pernah berakhir ini…??
Kapan aku bisa menikmati denyut jantung semesta yang membisikkan kedamaian..??
Angin yang bertiup sekarang terlalu beracun untuk dihirup, merusakkan jiwa dan raga, membuatnya kronis dan tak bisa memilih antara yang baik dan yang benar.
Ketika aku ingin terbang, aku bingung darimana aku harus memulai.
Ketika aku ingin berlari menerjang tirai kelabu itu, aku hanya bisa terpaku disini.

Lalu, aku teringat akan masa kecilku..
pernah aku menciptakan dunia impianku, duniaku dengan segala keidealannya, namun dia hilang seiring dengan kedewasaanku yang abusurd dan relatif..
Terlalu banyak asumsi dan pandangan di sekelilingku..
Kini aku tahu kebuntuan jalanku..

Aku memiliki otak dan logika, namun aku tidak menggunakan hatiku untuk berjalan, dan logikaku untuk bertindak..
hati yang selalu bisa memaknai kehidupan..
aku kehilangan dirinya, kehilangan hati yang selama ini bisa membuatku merasakan kedamaian dan memaknai kehidupan..
Ya, aku tidak memiliki hati sekarang..
Aku tidak bisa memaknai kehidupan, dan aku tidak bisa merasakan apa-apa, kebal dengan segala gelombang kehidupan..
Logika pun sudah sulit untuk diajak berkompromi, memikirkan sesuatu, merancang sesuatu..
semua itu dikaburkan oleh udara-udara beracun yang setiap hari aku hirup..

Kemana aku akan pergi setelah ini untuk mencari logika dan hatiku..??
Aku mencari-cari, namun tak kunjung datang hari itu..
Aku hanya bisa berdiri disini, sendiri.. ditengah kegelapan pikiranku..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s