Placebo Effect

Bukan, saya tidak akan membahas tentang grup band yang bernama Placebo. Tapi saya akan membahas Placebo Effect yang ada kaitannya dengan dunia sugesti dan psikologis.

Placebo effect ini mungkin lebih dikenal di dunia kedokteran dengan istilah hypnotherapy. Placebo effect adalah salah satu cara pengobatan di dunia kedokteran dengan cara memberikan sugesti kepada pasien agar rasa sakit yang diderita si pasien berkurang. Yah, seperti halnya sugesti yang suka diberikan oleh Romi Rafael atau Uya Kuya, namun berbeda penggunaannya. Bagaimana cara kerjanya..?? saya juga gak terlalu ngerti. Tapi, yang pernah saya tau bahwa otak itu memiliki 4 jenis gelombang. Beta, Alpha, Tetha, dan Delta.

Beta adalah gelombang yang bekerja pada otak saat kita dalam keadaan sadar, dalam keadaan otak sedang berfikir. Alpha adalah gelombang yang bekerja saat kita sedang santai, leyeh-leyeh, dan lain-lain. Tetha adalah gelombang yang bekerja pada saat kita tertidur dengan bermimpi. Sedangkan gelombang Delta bekerja pada saat kita tertidur tanpa bermimpi. Pada saat gelombang Alpha inilah biasanya orang yang memberikan sugesti bekerja memberikan sugesti kepada si pasiennya.

Tapi ingat, Placebo effect ini tidak menyembuhkan penyakit seperti kanker, jantung, dan lain-lain. Placebo effect ini hanya bekerja dan berguna untuk mengurangi rasa sakit akibat penyakit, atau memberikan sugesti kepada orang-orang yang depresi, ketergantungan, kecanduan obat-obatan, dan lain sebagainya.

Saya pernah ngobrol dengan seorang kawan. Dia pernah sakit kepala terus-terusan, migrain, dan akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke dokter. Setelah periksa-periksa, akhirnya dia dikasi 1 paket obat berbentuk kapsul. Lalu, si dokternya bilang

“Obatnya harus habis ya.. kalo gak habis, kamu gak akan sembuh.. kalo mau sembuh, ya harus dihabisin..”

si kawan saya itu manggut-manggut aja. Setelah masa pengobatan hampir selesai, kepalanya sudah mulai membaik, dan si obat tinggal sisa 2 butir lagi. Entah kenapa dia iseng ngebuka itu kapsul, karena penasaran kalo kapsulnya digoyang2, gak ada bunyi serbuk di dalamnya. Dia menemukan kapsul kosong.. kesel lah dia, dan balik lagi ke dokter yang pernah dia datengin itu.

“Dok.. kok saya dikasi kapsul kosong sih..!! dokter nipu saya yah..?!!” katanya udah mencak2 ke dokternya.

“Santai dulu.. saya memang tidak memberikan kamu obat, dan saya memang memberikan kapsul kosong ke kamu. Tapi saya memberikan sugesti ke kamu, kalo kamu minum obat itu, kamu bakalan sembuh.. nah, itu buktinya udah hilang pusingnya.. udah bisa marah-marah..” si dokter menjelaskan sambil tersenyum.

Dan teman saya hanya bisa termenung dan terkagum-kagum oleh kejadian yang pernah dia alami itu.

Nah, itulah bagaimana hebatnya kekuatan sugesti dari otak kita untuk responnya terhadap tubuh kita. Dan si Placebo Effect ini memang bekerja diluar kesadaran kita. Buktinya, kawan saya tersugesti saat dia tidak sadar bahwa si kapsul itu kosong. Dan bagaimana hebatnya kekuatan otak kita pada saat alam bawah sadar. Saya pun pernah baca, kekuatan otak kita pada saat di bawah sadar itu masih lebih besar dan kuat dibandingkan saat otak kita dalam keadaan sadar.

Ternyata menyembuhkan pusing tidak harus selalu dengan minum obat yah..?? sebenarnya kita bisa mensugestikan diri kita sendiri untuk tidak pusing, dan itu butuh latihan, karena otak pun harus dibiasakan. Atau hal yang lain yang biasa saya lakukan saat pusing adalah tidur sebentar, namun usahakan kita tidak tersadar, meskipun 5 atau 10 menit. Biasanya sih pusing saya hilang.

Hal lain yang berhubungan dengan sugesti ini adalah saat kita sedang memperjuangkan sesuatu, kita mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat kita, misalnya ibu, ayah, adik, pacar, dll, sehingga kita merasa bersemangat untuk melakukan semua hal. Atau hal lainnya adalah saat kita depresi, stress, dan entah apa lagi yang harus kita lakukan lagi, seseorang terkasih memberikan kita pelukan dan membisikan di telinga kita “kamu pasti bisa..”. itu pun sugesti.

Yah, kenapa tidak, kita melatih diri untuk bersugesti yang positif terhadap kegiatan kita sehari-hari. Sugesti yang positif akan berpengaruh positif pula terhadap kehidupan kita bukan..?? so.. always being a positive thinker.. =) selamat mencoba..

==================================

pustaka : http://www.ukskeptics.com/explanation.php?dir=articles/explanations&article=placebo_effect.php

4 thoughts on “Placebo Effect

  1. Menarik ri.

    Ini emang Uya Kuya bgt dah :p

    Memang banyak penyakit yang sebenernya diakibatkan dari sugesti si penderita itu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s