Bayang..

Bukan tentang hujan yang turun saat malam masih pekat
Suara rintiknya merasuki jiwa-jiwa yang tenang, tertiup terbawa mimpi
Hembusan angin mengaung syahdu, melenakan..

Bukan tentang degup jantung yang masih berdetak
Pusaran kerinduan yang tak sanggup terucap oleh bibir
Menjelma menjadi sebuah sosok di dalam batin..

Mentari mengalah pada derasnya hujan yang menghapus kenangan masa lalu

Pernahkah kau jatuh cinta..??
Dia selalu mengikuti kemana kau pergi, masuk ke dalam setiap lembaran memori, merusak setiap definisi logika, menjadi racun dalam setiap hembusan nafas, berkeringat, mengalir dalam darah

Kau tidak pernah berselisih dengan bayangan, tentang siapa yang berjalan di depan atau di belakang terlebih dahulu.
Kau tidak pernah mencintai apa-apa, kau hanya mencintai kenangan yang melekat pada satu objek definitif.

Kau hanya mencintai bayangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s